Tampilkan postingan dengan label Ikan Lele. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan Lele. Tampilkan semua postingan

Cara Beternak Ikan Lele


Pertama kali buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah
sedalam 30 cm, tanah galian lalu urug-kan saja ke sekitar pinggir calon kolam.
Terus beli terpal plastik yang banyak dijual di toko, seharga 50 ribuan (yang
lebih mahal juga ada), tapi ini kualitasnya sudah cukup bagus. Pasang terpal
plastik ke lubang kolam yang telah digali, kedalaman tanah 30 cm, tinggi
permukaan tanah (dengan tanah urug sebelumnya) naik kan jadi 20-30 cm lebih
tinggi dari tanah sekitarnya. Sebagian di atas kolam dibuat atap pelindung,
juga bagus. Sebagian terkena cahaya langsung matahari.
info: Kalau air terlalu dangkal ukuran lele menjadi terlalu pendek karena ikan
kurang bergerak.

Jadilah kolam kita yang berbiaya murah. hemat biaya pasir dan semen, serta
ongkos tukang bukan?

Isi kolam dengan air bebas pencemaran bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM
yg sudah diendapkan. kolam sebaiknya diberi pupuk kandang,urea,tsp dan
didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton, kolam
harus dlm kondisi air tdk jalan krn lele rentan terhadap perubahan air yg terus
menerus dan lele akan selalu meloncat kearah sumber air mengalir. kedalaman
kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm. Air kondisikan alami seperti
di rawa/sungai, perbanyak tanaman air. Beri tanam-tanaman air juga bagus,
semisal teratai, ganggang air, kangkung, dsb.
sampai satu minggu jgn dulu kasih pakan (biarkan lele makan pakan alami tadi)

Berikutnya, tinggal beli benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang
dewasa, harganya sekitar 100-150 rupiah per ekor. (terkadang
kalo beli bibit ada minimal order)

Coba isi kolam tadi dengan 300-400 ekor benih ikan lele.
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya
didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2
selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran
benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak
panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan
penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam
wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya
keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu
kolam.

PAKAN
——
berikan pakan dua kali dalam sehari. Pakannya adalah pelet dan menu tambahan
cacahan jeroan ayam. Menu tambahan ini ikan bisa cepat besar. Menu tambahan ini
juga meningkatkan pertumbuhan lele. â€Å“Kalau biasanya sekilo ada tujuh ekor,
setelah diberi pakan tambahan sekilo cuma enam ekor,�

Kalau ada sisa nasi makan malam/siang, masukkan saja ke kolam, biar
nambah-nambah zat makanan.

atau bisa juga pakan utama menggunakan pakan pabrik dgn kandungan protein
>32% dan dpt diberi pakan tambahan berupa limbah peternakan ayam spt bangkai
ayam,usus,telur yg gagal tetas dng terlebih dahulu dibakar/direbus. atau dengan
jeroan ikan,atau ikan-ikan buangan(dipasar bnyk koq).

–tidak wajib– Untuk tambahan Pakannya sediakan seperti dibawah ini;
1. Ampas tahu
2. Katul (dedek halus) dari padi
3. Ikan Asin BS(dihaluskan)lbh bgs di rebus
dgn perbandingan 10:5:1 jd setiap 10 kg ampas tahu,+5kg katul,+ 1kg ikan asin
bs aduk jd satu, berikan sesuai kebutuhan.

Andrew (warning) : piara lele bau (bagi yang sensitif bau) lho… harus tahan
juga wk wk wk

Kalau di awal-awal menabur benih, sebagian ikan mati, jangan panik, ambil saja,
buang.
1 minggu mungkin sekitar 20-30 ekor.
3-4 hari berikutnya ikan akan bertahan hidup normal koq. Nah, tinggal menunggu
sekitar 3 bulan, ikan sudah cukup besar untuk bisa dipanen, dijual dengan harga
sekitar 1000 rupiah per ekor. (asumsi sekilo Rp.7000, biasanya ada 7 ekor lele)

Bibit lele biasanya dibeli dari pasar atau peternak lele (yang memproduksi
benih).
hati-hati dengan bibit yang kuntet (kaga bisa gede)

atau kalau kita sendiri punya lahan sangat luas, bisa membeli 3-4 pasang induk
yang siap bertelur (harga mungkin sekitar 100 ribu per pasang), sekali bertelur
jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu tuh, kalau cara merawatnya berhasil banyak
yang berhasil hidup dan tumbuh besar, mungkin butuh kolam ukuran 3×4 m sebanyak
3-4 buah kolam untuk menampung telur.

soal pemasaran, bisa di lingkungan kita sendiri, tawarkan ke pengumpul benih,
atau yang sudah besar tawarkan ke warung-warung makan lele atau jual ke pasar,
ke tukang sayur keliling, pemancingan2 ikan lele, dll harganya mungkin +/- Rp.
7000/kg
Pokoknya jangan jual lele pada bulan-bulan yang tidak ada huruf ‘r’-nya
(mei, juni, juli,agustus ?) Mengapa? Pada bulan-bulan itu banyak petani lele
mengobral lelenya dengan harga murah karena mereka butuh biaya sekolah
anak-anaknya
Bikin saja tulisan di depan rumah "JUAL IKAN LELE KONSUMSI, SEGAR,
GURIH"
Kalau tanah cukup luas, berarti bisa bikin 2-3 kolam lagi yang serupa.

Harga jual lele mencapai puncak paling mahal pada Januari. Pada bulan Januari
pasokan lele berkurang karena pembibitan lele banyak yang gagal. Banyak telur
gagal menetas lantaran pengaruh musim hujan. Berdasarkan pengalaman Vian, air
hujan bisa menurunkan derajat keasaman (pH) air kolam.

Sebenarnya budi daya lele tidak terlalu direpotkan dengan masalah air. Daya
tahan lele sangat tinggi. â€Å“Asalkan air selalu penuh dan cukup pakan,â€�
kata semua pakar lele,

lebih jauh lagi kalo mau tahu Syarat Teknis-nya…

1) Budidaya lele dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m - 800 m dpl
2)Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32°C.
Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan napsu
makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air.
3)pH air yang ideal berkisar antara 6 - 9.
4)Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l.

Satu bulan setelah bibit dilepas, kolam dijarangkan, lele disortir lele yang
besar-besar sebesar batu baterai. Sekitar empat kwintal lele sebesar batu
baterai itu dipindahkan ke kolam lain. Tujuannya supaya dalam satu kolam ukuran
ikan lele seragam. Kalau tidak seragam lele yang kecil dimakan lele yang lebih
besar. sortir secara kontinue (2 atau 3minggu sekali) untuk memisahkan ukuran
yang besar dan yang kecil untuk mencegah kanibalisme dan kerugian panen.

tehniknya: mungkin perlu punya lebih dari satu kolam, atau ada yang disekat
dengan jaring.

Seandainya pakan tidak dikombinasi dengan jeroan ayam, satu periode panen
memerlukan 30 karung pelet. Jika ditambah jeroan ayam sebanyak 50 kg dalam satu
periode pemeliharaan, pelet bisa dikurangi separuhnya.

Selain itu, masa panen (ukuran konsumsi) lele relatif lebih cepat daripada ikan
konsumsi lainnya. â€Å“Kalau gurami baru bisa dipanen sekitar delapan bulan. Lele
sekitar 50 hari,� kata seorang peternak lele.

Andrew :
Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. jadi pikirkan
trick-tricknya biar tidak di PATIL wk wk wk

Selamat mencoba!
kalau stress, coba ambil pakan ikan, malam-malam menjelang maghrib, taburkan ke
atas kolam, lihat betapa asyiknya melihat ikan-ikan berlomba memangsa makanan

Jangan lupa, perdalam ilmu memelihara ikan dengan menggali ilmu dari buku-buku
di toko buku.

COBA AJA
DULU….



LOTCC.domain=”multiply.crwdcntrl.net”;
LOTCC.client=”26″;
LOTCC.add(’cntry’, ‘**’)
LOTCC.bcp();

Buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah sedalam 30 cm, tanah galian lalu urug-kan saja ke sekitar pinggir calon kolam. Terus beli terpal plastik yang banyak dijual di toko, seharga 50 ribuan (yang lebih mahal juga ada), tapi ini kualitasnya sudah cukup bagus. Pasang terpal plastik ke lubang kolam yang telah digali, kedalaman tanah 30 cm, tinggi permukaan tanah (dengan tanah urug sebelumnya) naik kan jadi 20-30 cm lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Sebagian di atas kolam dibuat atap pelindung, juga bagus. Sebagian terkena cahaya langsung matahari.
info: Kalau air terlalu dangkal ukuran lele menjadi terlalu pendek karena ikan kurang bergerak.

Jadilah kolam kita yang berbiaya murah. hemat biaya pasir dan semen, serta ongkos tukang bukan?

Isi kolam dengan air bebas pencemaran bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM yg sudah diendapkan. kolam sebaiknya diberi pupuk kandang,urea,tsp dan didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton, kolam harus dlm kondisi air tdk jalan krn lele rentan terhadap perubahan air yg terus menerus dan lele akan selalu meloncat kearah sumber air mengalir. kedalaman kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm. Air kondisikan alami seperti di rawa/sungai, perbanyak tanaman air. Beri tanam-tanaman air juga bagus, semisal teratai, ganggang air, kangkung, dsb.
sampai satu minggu jgn dulu kasih pakan (biarkan lele makan pakan alami tadi)

Berikutnya, tinggal beli benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa, harganya sekitar 100-150 rupiah per ekor. (terkadang kalo beli bibit ada minimal order)

Coba isi kolam tadi dengan 300-400 ekor benih ikan lele.
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam.

PAKAN
——
berikan pakan dua kali dalam sehari. Pakannya adalah pelet dan menu tambahan cacahan jeroan ayam. Menu tambahan ini ikan bisa cepat besar. Menu tambahan ini juga meningkatkan pertumbuhan lele. â€Å“Kalau biasanya sekilo ada tujuh ekor, setelah diberi pakan tambahan sekilo cuma enam ekor,â€�

Kalau ada sisa nasi makan malam/siang, masukkan saja ke kolam, biar nambah-nambah zat makanan.

atau bisa juga pakan utama menggunakan pakan pabrik dgn kandungan protein >32% dan dpt diberi pakan tambahan berupa limbah peternakan ayam spt bangkai ayam,usus,telur yg gagal tetas dng terlebih dahulu dibakar/direbus. atau dengan jeroan ikan,atau ikan-ikan buangan(dipasar bnyk koq).

–tidak wajib– Untuk tambahan Pakannya sediakan seperti dibawah ini;
1. Ampas tahu
2. Katul (dedek halus) dari padi
3. Ikan Asin BS(dihaluskan)lbh bgs di rebus
dgn perbandingan 10:5:1 jd setiap 10 kg ampas tahu,+5kg katul,+ 1kg ikan asin bs aduk jd satu, berikan sesuai kebutuhan.

Andrew (warning) : piara lele bau (bagi yang sensitif bau) lho… harus tahan juga wk wk wk

Kalau di awal-awal menabur benih, sebagian ikan mati, jangan panik, ambil saja, buang.
1 minggu mungkin sekitar 20-30 ekor.
3-4 hari berikutnya ikan akan bertahan hidup normal koq. Nah, tinggal menunggu sekitar 3 bulan, ikan sudah cukup besar untuk bisa dipanen, dijual dengan harga sekitar 1000 rupiah per ekor. (asumsi sekilo Rp.7000, biasanya ada 7 ekor lele)

Bibit lele biasanya dibeli dari pasar atau peternak lele (yang memproduksi benih).
hati-hati dengan bibit yang kuntet (kaga bisa gede)

atau kalau kita sendiri punya lahan sangat luas, bisa membeli 3-4 pasang induk yang siap bertelur (harga mungkin sekitar 100 ribu per pasang), sekali bertelur jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu tuh, kalau cara merawatnya berhasil banyak yang berhasil hidup dan tumbuh besar, mungkin butuh kolam ukuran 3×4 m sebanyak 3-4 buah kolam untuk menampung telur.

soal pemasaran, bisa di lingkungan kita sendiri, tawarkan ke pengumpul benih, atau yang sudah besar tawarkan ke warung-warung makan lele atau jual ke pasar, ke tukang sayur keliling, pemancingan2 ikan lele, dll harganya mungkin +/- Rp. 7000/kg
Pokoknya jangan jual lele pada bulan-bulan yang tidak ada huruf ‘r’-nya (mei, juni, juli,agustus ?) Mengapa? Pada bulan-bulan itu banyak petani lele mengobral lelenya dengan harga murah karena mereka butuh biaya sekolah anak-anaknya
Bikin saja tulisan di depan rumah "JUAL IKAN LELE KONSUMSI, SEGAR, GURIH"
Kalau tanah cukup luas, berarti bisa bikin 2-3 kolam lagi yang serupa.

Harga jual lele mencapai puncak paling mahal pada Januari. Pada bulan Januari pasokan lele berkurang karena pembibitan lele banyak yang gagal. Banyak telur gagal menetas lantaran pengaruh musim hujan. Berdasarkan pengalaman Vian, air hujan bisa menurunkan derajat keasaman (pH) air kolam.

Sebenarnya budi daya lele tidak terlalu direpotkan dengan masalah air. Daya tahan lele sangat tinggi. â€Å“Asalkan air selalu penuh dan cukup pakan,â€� kata semua pakar lele,

lebih jauh lagi kalo mau tahu Syarat Teknis-nya…

1) Budidaya lele dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m - 800 m dpl
2)Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32°C. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air.
3)pH air yang ideal berkisar antara 6 - 9.
4)Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l.

Satu bulan setelah bibit dilepas, kolam dijarangkan, lele disortir lele yang besar-besar sebesar batu baterai. Sekitar empat kwintal lele sebesar batu baterai itu dipindahkan ke kolam lain. Tujuannya supaya dalam satu kolam ukuran ikan lele seragam. Kalau tidak seragam lele yang kecil dimakan lele yang lebih besar. sortir secara kontinue (2 atau 3minggu sekali) untuk memisahkan ukuran yang besar dan yang kecil untuk mencegah kanibalisme dan kerugian panen.

tehniknya: mungkin perlu punya lebih dari satu kolam, atau ada yang disekat dengan jaring.

Seandainya pakan tidak dikombinasi dengan jeroan ayam, satu periode panen memerlukan 30 karung pelet. Jika ditambah jeroan ayam sebanyak 50 kg dalam satu periode pemeliharaan, pelet bisa dikurangi separuhnya.

Selain itu, masa panen (ukuran konsumsi) lele relatif lebih cepat daripada ikan konsumsi lainnya. â€Å“Kalau gurami baru bisa dipanen sekitar delapan bulan. Lele sekitar 50 hari,â€� kata seorang peternak lele.

Andrew :
Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. jadi pikirkan trick-tricknya biar tidak di PATIL wk wk wk

http://rezacephy.blogspot.com/

Selamat mencoba!
kalau stress, coba ambil pakan ikan, malam-malam menjelang maghrib, taburkan ke atas kolam, lihat betapa asyiknya melihat ikan-ikan berlomba memangsa makanan
Read More...

CARA BETERNAK LELE denagn tips - tips sukses

Untuk memulai usaha beternak lele sebenarnya bukanlah hal yang sulit kalau kita sudah mengetahui metodenya untuk mendapatkan metodenya tentu kita harus bertanya pada orang yang sudah berhasil beternak lele, tapi yang harus kita ingat jarang sekali orang mau memberikan ilmunya pada orang lain apalagi semua ilmu yang dimilikinya disini saya berikan cara beternak lele dan metodenya pada anda ...

untuk pertama anda buat 1 kolam, sebaiknya kolam tanah dengan di gali karna kolam yang bagus untuk lele adalah kolam tanah kalau tidak ada lahan apa boleh buat silahkan dengan kolam permanen tapi bibit yang di pakai bibit ukuran telunjuk , beda dengan kolam tanah dapat di mulai dengan bibit halus umur 2 minggu .

setelah kolam selesai ,diamkan dengan air selama 1 minggu kemudian masukkan bibit tergantung ukuran kolam kalau ukuran 5 x 10 x 0.70 meter dapat di isi bibit 10.000 ekor ingat waktu melepaskan bibit tentunya anda menggunakan kantong plastik atau gerigen supaya ikan jangan strees kantong plastik yg berisi ikan di isi air kolam pemeliharaan sedikit demi sedikit sampai ikan menyesuaikan diri dengan air kolam yang baru kemudian lepaskan ikan ,biarkan ikan keluar dengan sendirinya dari kantong plastik / gerigen.

setelah ikan berumur 2 minggu dalam kolam pisahkan antara ikan kecil dan ikan yang besar karna lele bersifat kanibal sebaiknya lele di pelihara dalam wareng untuk memudahkan menyortir ikan buat 2 wareng atau jala ikan ukuran 2 x 6 dua petak letakkan dalam kolam untuk memelihara ikan sampai panen isi wareng pertama 10.000 ekor kemudian pada umur 2 minggu pindahkan yang besar ke wareng yang satu lagi karna dalam 1 wareng ukuran 2 x 6 x 0.7 meter dapat memuat 5000 ekor bibit ikan sampai panen selain itu dapat juga memudahkan panen ikan ... GAMPANGKAN...
Read More...

Cara memulai dari awal untuk beternak lele, bagaimana baiknya?

Sebelum benih ikan lele ditebarkan di kolam pembesaran, yang perlu diperhatikan adalah tentang kesiapan kolam meliputi: 

a. Persiapan kolam tanah (tradisional) 



Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam dan meratakannya. Dinding kolam diperkeras dengan memukul-mukulnya dengan menggunakan balok kayu agar keras dan padat supaya tidak terjadi kebocoran. Pemopokan pematang untuk kolam tanah (menutupi bagian-bagian kolam yang bocor). 



Untuk tempat berlindung ikan (benih ikan lele) sekaligus mempermudah pemanenan maka dibuat parit/kamalir dan kubangan (bak untuk pemanenan). 




Memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapur lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat di kolam. 

Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500-700 gram/m2; urea 15 gram/m2; SP3 10 gram/m2; NH4N03 15 gram/m2. 
Pada pintu pemasukan dan pengeluaran air dipasang penyaring 
Kemudian dilakukan pengisian air kolam. 
Kolam dibiarkan selama ± 7 (tujuh) hari, guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami. 
b. Persiapan kolam tembok 
Persiapan kolam tembok hampir sama dengan kolam tanah. Bedanya, pada kolam tembok tidak dilakukan pengolahan dasar kolam, perbaikan parit dan bak untuk panen, karena parit dan bak untuk panen biasanya sudah dibuat Permanen. 
c. Penebaran Benih 
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/m2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. 
Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam. Hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekor/m2 yang berukuran 5-8 cm. 
d. Pemberian Pakan 
Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet. 
e. Pemanenan 
Ikan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 - 250 gram per ekor dengan panjang 15 - 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan. 

Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit. 


Proses Produksi pada kegiatan pembesaran disajikan Tabel 1. 

Tabel 1 
Proses pembesaran lele Sangkuriang di bak tembok. 

Kriteria Satuan Pembesaran 
Ukuran Tanaman 
- Umur hari 40 
- panjang cm 4 - 8 
- bobot gram 4- 6 
Ukuran Panen 
- Umur hari 130 
- panjang cm 15 - 20 
- bobot gram 125 - 200 
Sintasan % 80-90 
Padat Tebar Ekor/m2 50-75 
Pakan 
- Tingkat Pemberian % bobot 3 
- Frekuensi Pemberian kali/hari 3 
Tingkat Konversi Pakan 0,8 - 1,2 

Kegiatan budidaya lele Sangkuriang di tingkat pembudidaya sering dihadapkan pada permasalahan timbulnya penyakit atau kematian ikan. Pada kegiatan pembesaran, penyakit banyak ditimbulkan akibat buruknya penanganan kondisi lingkungan. Organisme predator yang biasanya menyerang antara lain ular dan belut. Sedangkan organisme pathogen yang sering menyerang adalah Ichthiophthirius sp., Trichodina sp., Monogenea sp. dan Dactylogyrus sp. 

Penanggulangan hama insekta dapat dilakukan dengan pemberian insektisida
Read More...

Budidaya Ikan Lele

Budidaya Ikan Lele


Quote:


a. Biologi singkat

ikan lele (clarias sp) adalah jenis ikan air tawar (rawa, waduk, sungai). Ikan ini dapat hidup di dalam lumpur dan air yang kotor dengan kandungan oksigen yang rendah. Ikan lele juga tergolong ikan pemakan segala (protozoa, fitoplankton, hewan yang membusuk).

Ikan lele dibagi dalam 2 jenis. Lele yang sering dipelihara yaitu ikan lele lokal (clarias batrachus) dan ikan lele dumbo (clarias garienpinus).

Quote:


ikan lele dumbo merupakan ikan lele unggul hasil persilangan dari taiwan dan indonesia. Perbedaan kedua jenis lele tersebut adalah :

Lele dumbo (c. Gariepinus)

- jika terkejut atau stress maka warna badan berubah loreng-loreng

- gerakan lebih agresif

- patil tidak beracun

- tidak merusak pematang

- pertumbuhan berat badan dalam 5-6 bulan dapat mencapai 180-200 grm/ekor

- warna badan gelap

lele lokal (c. Batrachus)

- gerakan biasa

- patil beracun

- merusak pematang dengan membuat lubang

- pertumbuhan berat badan dalam 5-6 bulan dapat mencapai 40-50 grm/ekor

Quote:


b. Teknik pembenihan

pembenihan ikan lele dapat dilakukan dengan cara alami dan cara menyuntikan hipofisa. Cara alami artinya induk jantan membuahi sel telur yang dikeluarkan oleh induk betina dengan rangsangan alami. Cara alami biasanya digunakan untuk pembenihan ikan lele lokal.

Penyuntikan hipofisa berguna untuk merangsang induk betina untuk mengeluarkan sel telurnya. Hasil sel telur itu dicampur dengan sel jantan yang dilakukan dengan bantuan manusia atau pembuahan tidak secara alami. Cara hipofisa biasanya digunakan untuk pembenihan ikan yang sulit dipijahkan secara alami karena pemijahan tersebut dilakukan bukan di habitat aslinya, misalnya seperti ikan lele dumbo. Pembenihan dengan menggunakan cara penyuntikan hipofisa membutuhkan keterampilan khusus.

Quote:


b.1. Pemilihan induk

cara membedakan induk jantan dan betina terlihat pada alat kelaminnnya. Alat kelamin ini terletak dibagian perut dekat lubang dubur. Lele jantan mempunyai alat kelamin yang membentuk meruncing, sedangkan lele betina berbentuk bulat. Induk jantan memiliki kepala relative kecil, warna badan agak gelap, serta kulit kasar. Sedangkan induk betina memiliki kepala besar, warna badan agak terang, serta kulit yang halus. Perut yang membesar dan bila diraba terasa lembek itu tanda-tanda induk betina siap memijah. Sedangkan induk jantan ditandai jika perut diurut makan akan keluar cairan putih (sperma). Jika lele sudah siap memijah mereka harus sehat dan tidak sedikitpun cacat pada tubuhnya. Induk berumur 1 tahun memiliki berat 150-250 grm/ekor dan panjang 20 cm atau lebih.

Quote:


b.2 tempat dan cara pembenihan

tempat untuk pembenihan ikan dapat berupa bak semen atau kolam tanah. Pemijahan dapat dilakukan secara missal atau hanya 1 pasang induk saja.

Quote:


b.2.1 Pembenihan dalam bak secara massal

luas bak pembenihan antara 20-50 m2, dengan kedalaman ± 75 cm, dan dibuat kubangan sedalam 20 cm pada bagian tengah. Untuk kolam yang baru, harus dinetralkan dengan merendam air + serabut kelapa selama 2-3hari. Sarang pemijahan dapat dibuat di dalam atau di luar, ukurannya 30x30x30 cm3 dan dibuat pipa untuk saluran pengeluaran untuk memanen benih berdiameter 1 inchi. Keringkan dan bersihkan bak. Lalu masukkan air dengan kedalaman 50 cm. Masukan induk yang sudah dipilih dengan padat penebaran 1 pasang per sarang atau 25-50 pasang/50 m2. Setelah 10 hari air disurutkan sampai ketinggian 25cm dan diberi makan intensif. Sepuluh hari kemudian air dinaikan sampai di atas lubang sarang. Ikan akan memijah dan telur akan menetas. Makanan yang diberikan pada stadia larva berupa ritifera atau moina (plankton). Setelah agak besar larva dapat diberi cacing atau kutu air.

Quote:


b.2.2 Pembenihan dalam bak secara berpasangan

pembenihan secara berpasangan maksudnya adalah dalam satu bak pembenihan hanya terdiri atas 1 pasang. Gunakan bak semen dengan ukuran 1x2 m2 , tinggi 0,6m. Sarang dapat dibuat dengan tumpukan bata, tumpukan kayu, atau ember plastic 20x40x30 m3 , yang bagian atasnya terbuka. Persiapan pemijahan sama seperti pemijahan missal, hanya saja satu bak satu pasang induk. Bak diisi air hingga kedalaman 25 cm. Induk akan memijah setelah 5-10 hari.

Quote:


b.2.3 Pembenihan dalam kolam

gunakan kolam tanah diperkeras dengan tembok dengan dasar tanah. Bagian tanah dibuat kubangan sedalam 50-60 cm, untuk menampung induk saat kolam dikeringkan. Jumlah sarang dibuat dengan tembok ukuran 30x30x25 cm3 dan jarak antar sarang 1 meter. Pada dasar sarang dibuat saluran pengeluaran ke dalam bak pendederan untuk pemanenan benih. Induk ikan lele diberi makanan berprotein tinggi dengan dosis 5-15% perhari dari berat badannya. Kolam diisi air hingga batas kubangan dan didiamkan selama 10 hari. Pada saat ini induk tidak perlu diberi makan setelah 10 hari ikan memijah dan larva akan menetas. Air disurutkan dan benih dipindah ke kolam pendederan.

Quote:


c. Pendederan

pendederan dapat dilakukan dalam kolam pembenihan atau kolam khusus pendederan. Untuk memudahkan pengamatan, kolam pendederan jangan terlalu luas. Kedalamannya cukup 0,3-0,5 m. Pemeliharaan benih dilakukan selama 1-2 bulan. Benih diberi makan jika ia berumur lebih 5 hari. Jenis makanan yang dapat diberi berupa makanan alami / pellet.

Quote:


d. Pembesaran

kolam pembesaran dapat berupa kolam tanah atau kolam bak. Kedalaman kolam 0,75 – 1 m. Benih lele yang siap ditebar adalah hasil benih lepas pendedera, dengan ukuran gelondongan 5-8 cm dan padat penebaran 35-50 ekor/m2. Makanannya dapat berupa dedak campuran bekatul, jagung, atau cincangan bekicot.

Quote:


e. Peningkatan produksi dan panen

beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk peningkatan produksi ikan lele adalah :

1. Teknik budidaya yang benar, pengaturan makanan disesuaikan kebutuhan, menjaga kualitas air, dan penanganan benih dengan baik.

2. Ikan lele dipanen setalah umur 4 bulan, dengan mencapai berat 100-150 gram, dengan panjang 15-20 cm per ekor.

3. Pemanenan dilakukan dengan pengeringan kolam, kemudian ditangkap dengan jarring atau lambit.

Quote:


f. Hama, penyakit dan cara penanggulangannya

jenis hama yang mengganggu dalam pemeliharaan ikan lele seperti kucing, ular burung, dan biawak. Untuk penanggulangan dari hama dilakukan pembersihan semak-semak yang ada di dekat lokasi atau meningkatkan pengawasan. Jenis penyakit yang biasa menyerang lele adalah bakteri, protozoa, dan cacing. Untuk menanggulangi jenis penyakit tersebut, lele harus direndam dahulu ke larutan formalin dosis 200 ppm selama 10-15 menit. Dianjurkan juga kolam diberikan formalin dosis 25-50 ppm untuk pencegahan protozoa dan parasit cacing.

Read More...

cara membuat kerupuk dari ikan lele



siapa sangka ikan lele bisa jadi kerupuk yang tak kalah lezatnya dengan kerupuk ikan pada umumnya.
 Selain bahan bakunya murah, cara membuatnya juga ternyata sangatlah mudah.
 Lele ternyata tidak hanya bisa digoreng dan dimakan dengan sambal saja.
 Lalu kenapa disebut sebagai kerupuk lele ?
 Biasanya penamaan kerupuk ini memang mengikuti bahan baku pengisinya,
 seperti kerupuk yang diberi bahan baku udang maka akan dinamakan kerupuk udang,
 demikian pula dengan kerupuk lele bahan baku pengisinya adalah lele.
 Tapi tentunya dengan bahan - bahan lain sebagai tambahan.
 Untuk membuat kerupuk lele,
 anda membutuhkan bahan baku dengan komposisi sebagai berikut :


bahan-bahan yang diperlukan :

 - tepung tapioka (9 kg)
 - daging lele (3,5 kg)
 - air (3,3 liter)
 - garam (300 gram)
 - gula (250 gram)
 - soda kue (10 gram)
 - bahan pengasam secukupnya
 - bawang putih (250 gram)
 - telur (8 butir)
 - susu kental (30 sendok makan)
 - natrium meta bisulfit (5 gram)
 - natrium benzoat (5 gram)
 - keju parut (100 gram), dan
 - minyak goreng secukupnya.

 peralatan yang diperlukan :

 - timbangan
 - gelas ukur
 - panci email
 - saringan
 - mixer
 - blender
 - pisau dan talenan
 - kompor brander / kompor bertekanan
 - pengukus adonan kerupuk
 - bak plastik
 - rak kayu
 - laminating pres untuk menutup kemasan
 - para - para, oven atau mesin pengering
 - pengaduk kayu, dan
 - cetakan kerupuk.

 Cara membuat kerupuk lele sebenarnya tidaklah terlalu sulit,
 bahkan sama dengan pembuatan jenis kerupuk lainnya.
 Namun, bahan pengisi yang berbeda,
 menyebabkan perlakuannya pun berbeda,
 terutama pada saat persiapan awal bahan baku pengisi.

 berikut tahapan pembuatan kerupuk lele :



 1. Mempersiapkan lele sebagai bahan pengisi.
      sebagai bahan pengisi daging lele harus dijadikan bubur terlebih dahulu,
 tentunya setelah dicuci dan isi perutnya dikeluarkan.
 Daging lele yang dihasilkan kemudian diblender dengan penambahan air (2:1)
 sehingga menjadi bubur daging lele.

 2. Menghilangkan bau amis.
      bau amis ini dapat dihilangkan dengan penambahan bahan pengasam.
 Bubur daging lele ditempatkan pada panci email
 lalu ditambahkan bahan pengasam sedikit-demi sedikit sambil diaduk terus.
 Proses ini dilakukan sampai bau amisnya hilang.
 Apabila bau amisnya masih ada,
 dapat ditambahkan bahan pengasamnya dan kembali diaduk.

 3. Membuat adonan cair.
      adonan ini terdiri dari :
 - bubur lele
 - air
 - telur
 - garam
 - gula
 - soda kue
 - susu kental
 - bawang putih
 - bahan pengawet (asam benzoate)
 - bahan pemutih (sodium meta bisulfit), dan
 - keju.

 Untuk membuat adonan cair seluruh bahan (kecuali bubur lele)
 dimasukan ke dalam blender,
 termasuk telur yang sudah dikocok,
 bawang putih yang sudah dihaluskan, serta keju yang telah diparut.
 Seteleh itu kemudian diblender.
 Bubur lele yang sudah disiapkan sebelumnya dituang sedikit demi sedikit
 ke dalam wadah berisi adonan cair sambil diaduk hingga merata.

 4. Membuat adonan kerupuk.
      adonan kerupuk ini merupakan campuran dari adonan cair dengan tepung tapioka
 dengan cara ditabur sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan tangan (diuleni),
 hingga menjadi campuran adonan yang cukup kental sehingga dapat dibentuk atau dicetak.

 5. Mencetak adonan.
      adonan kerupuk lele dapat dicetak
 dengan cetakan yang telah dipersiapkan
 atau tanpa cetakan, misalnya dikepang.

 6. Mengukus adonan.
      pengukusan adonan yang telah dicetak pada prinsipnya
 sama dengan pengukusan pada umumnya.
 Adonan kerupuk yang telah dicetak pada ram kawat
 diletakan pada rak-rak dalam alat pengukus yang telah disiapkan.
 Pengukusan dilakukan ± 1 jam atau
 tergantung besar ukuran adonan dan besarnya nyala api.

 7. Mendinginkan dan mengeraskan adonan.
      adonan kerupuk yang baru matang bersifat lentur,
 bila dipotong bentuknya akan berubah sehingga perlu dikeraskan terlebih dahulu.
 Proses ini membutuhkan waktu 3 sampai 10 hari atau tergantung ukuran adonan.
 Caranya, adonan yang sudah matang dijemur selama 2-3 hari,
 selanjutnya ditempatkan di rak kawat dan diangin-anginkan selama 3 - 4 hari lagi
 hingga adonan keras dan siap untuk dipotong.

 8. Tahapan terakhir
      adalah memotong adonan, mengeringkan hasil pemotongan adonan,
 kemudian dijemur lagi (atau bisa dilakukan dengan alat pengering),
 serta dikemas dalam kemasan yang telah dipersiapkan.
Read More...
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description

Video Gallery

  • Linux
    sekedar informasi, sekarang zimbra sudah diakuisisi oleh VMWare. jadi nantinya logo webmail zimbra kita akan ada logo VMware-nya.
  • Foto
    kalo mau buat efek foto kembar yang penting pilih minimal 3 foto (mau lebih juga terserah anda aj..)yang setingan tempat dan letak kameranya
  • Network
    setelah anda membongkar dus, dan menyiapkan koneksi. yang perlu anda lakukan adalah:
  • Serba-Serbi
    16 Cara Mengikat Sepatu Ala Jepang share buat teman2 & cew ato cow yang senang menggunakan sepatu bertali. Selamat mencoba
  • Tips-Trik
    Jika agan pengguna komputer, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya mouse. Mouse adalah salah satu pendamping setia dari komputer. Hampir semua jenis mouse memiliki 3 buah tombol. Tombol kiri, tombol kanan dan tombol scroll yang ada di tengah
  • Windows
    Windows 7 merupakan versi yang jauh lebih baik daripada versi terbaru windows, yaitu windows Vista. Dan windows 7 dilengkapi dengan banyak fitur baru.